Kuasa hukum penggugat PLN terkait pemadaman listrik massal, Petrus Bello, David Tobing. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla
Kuasa hukum penggugat PLN terkait pemadaman listrik massal, Petrus Bello, David Tobing. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla

Penggugat Bantah Saksi PLN Terkait Pemadaman Listrik

Nasional pemadaman listrik
Faisal Abdalla • 10 September 2019 16:05
Jakarta: Kubu penggugat PLN terkait pemadaman listrik massal, Petrus Bello, membantah pernyataan mantan karyawan divisi Pelayanan Konsumen PLN, Benny MM Marbun. Kuasa Hukum Petrus, David Tobing menyebut keterangan Benny soal pemadaman yang tidak direncanakan tidak tepat.
 
"Sangat tidak akurat keterangan yang disampaikan saksi fakta," kata David di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa, 10 September 2019.
 
PLN saat bertemu dengan Ombudsman sudah membeberkan penyebab pemadaman listrik pada 4 Agustus 2019. Perusahaan berpelat merah itu menyebut salah satu penyebab gangguan pada pembangkit listrik di Ungaran, Jawa Tengah ialah pemeliharaan. salah satu pembangkit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka mempresentasikan awal mula kejadian ini karena ada pemulihan satu pembangkit atau sumber listrik. Sehingga asumsinya dari empat itu, tiga pembangkit bisa meng-cover karena satu sedang pemeliharaan," ujar dia.
 
Tapi nyatanya, lanjut dia, ada gangguan lagi pada pembangkit lainnya sehingga tidak bisa menyediakan listrik ke sebagian Pulau Jawa.
 
David juga mempermasalahkan kapasitas Benny dalam persidangan. Sebab, Benny yang merupakan mantan karyawan divisi Pelayanan Pelanggan telah menjelaskan persoalan teknis kelistrikan. Sedangkan, PLN belum mengungkapkannya langsung kepada publik penyebab pemadaman listrik.
 
"Padahal di dalam presentasinya direksi PLN itu jelas ada perencanaan (pemeliharaan) tersebut," ujar dia.
 
Perkara ini diajukan oleh seorang warga Tebet, Jakarta Selatan, Petrus Bello. Petrus menggugat PLN lantaran insiden pemadaman listrik menyebabkan 12 dari 40 ekor ikan koi peliharanya mati. Pasalnya, alat filter air di kolam ikanya tak berfungsi.
 
Petrus mengaku menderita kerugian Rp9,2 juta akibat insiden tersebut. Petrus merasa kompensasi yang diberikan PLN akibat mati listrik itu tak sebanding dengan kerugian yang dideritanya.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif