Kepala Badan Nasional Penanggulan Teroris (BNPT) Komjen Suhardi Alius. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Kepala Badan Nasional Penanggulan Teroris (BNPT) Komjen Suhardi Alius. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Radikalisme Disebar Lewat Internet

Nasional terorisme
Theofilus Ifan Sucipto • 01 November 2019 17:02
Jakarta: Kepala Badan Nasional Penanggulan Teroris (BNPT) Komjen Suhardi Alius mengatakan gawai menjadi sarana mudah penyebaran radikalisme. Masyarakat diminta bijak menggunakan media sosial.
 
"Kalau ada sinyal, (penyebaran) jalan," kata Suhardi di Jakarta Pusat, Jumat, 1 November 2019.
 
Suhardi menuturkan internet tidak dibatasi jarak dan waktu. Pengguna bisa terhubung dengan separuh penduduk dunia lewat gawai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau tidak punya kearifan, siapa pun bisa terpapar radikalisme termasuk anggota keluarga," ujar dia.
 
Dia menambahkan aparat keamanan tak luput dari penyebaran radikalisme. Dia mengimbau seluruh pihak tidak meremehkan hal tersebut.
 
"Siapa pun dengan gawai bisa terpapar. Kalau lemah dalam situasi kebangsaan bisa kemasukan paham radikal," ujar dia.
 
Polri memastikan bakal memberantas radikalisme. Pemberantasan berjalan dari pusat hingga ke daerah.
 
"(Penanganan terorisme) kerja keras. Polres, Polda, Densus, Bareskrim," kata Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Antam Novambar di Gedung Bareskrim Polri, Kamis, 31 Oktober 2019.
 
Antam mengaku Polri telah mendeteksi gerakan terorisme melalui media sosial. Meski tak diungkap, jumlahnya disebut tak sedikit.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif