Tiga menteri Kabinet Indonesia Maju beradu peran dengan dua komedian, Bedu dan Shogi, dalam drama antikorupsi di SMK 57 Jakarta. Istana Kepresidenan/Laily Rachev.
Tiga menteri Kabinet Indonesia Maju beradu peran dengan dua komedian, Bedu dan Shogi, dalam drama antikorupsi di SMK 57 Jakarta. Istana Kepresidenan/Laily Rachev.

Belajar Antikorupsi dari Tukang Bakso

Nasional Hari Antikorupsi Internasional
Media Indonesia • 10 Desember 2019 08:07
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyaksikan drama antikorupsi dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2019 di SMK 57 Jakarta. Jokowi menyaksikan penampilan spesial tiga menteri Kabinet Indonesia Maju dalam drama itu.
 
Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, unjuk gigi dalam drama itu. Mereka beradu peran dengan dua komedian, Bedu dan Sogi Indra Dhuaja.
 
"Kalau pakaian yang paling bagus, pasnya di Pak (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) Nadiem Makarim, Mas Menteri Nadiem Makarim, karena masih kelihatan anak SMA," kata Presiden Joko Widodo seusai menyaksikan drama antikorupsi di SMK 57 Jakarta, kemarin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nadiem dan Sogi berperan sebagai siswa kelas X lengkap dengan pakaian SMA, Erick Thohir menjadi tukang bakso urat lengkap dengan topi dan handuk di leher dan gerobak baksonya, dan Wishnutama serta Bedu menjadi siswa kelas XII.
 
Belajar Antikorupsi dari Tukang Bakso
Presiden Joko Widodo tertawa menikmati drama yang diperankan tiga menteri Kabinet Indonesia Maju. Istana Kepresidenan/Laily Rachev.
 
Drama dimulai dengan Nadiem dan Sogi yang berdialog mengenai uang kas untuk jajan bakso. Nadiem lantas mengingatkan agar tidak memakai uang yang jadi amanah itu.
 
Tak lama berselang, Wishnutama dan Bedu datang. Bedu menanyakan rencana kuliah Wishnutama. "Lu udah tau mau kuliah di mana? Lu enggak tau bapak gue siapa? Pake koneksi bapak gue, selesai," ujar Bedu.
 
"Yaelah Bro, hari gini masih aja Lu pake nepotisme. Koneksi-koneksian. Kagak zaman, Bro," kata Wishnutama menimpali.
 
Erick si tukang bakso langsung menyela. Ia mempertanyakan Bedu yang merupakan anak pejabat. "Ini yang katanya anak bos?" kata Erick.
 
"Ini, Bang, sikat. Kayak menteri BUMN tuh nyikat-nyikat yang kagak beres," ujar Wishnutama memotong, yang disambut tawa hadirin.
 
Erick lantas mengingatkan Bedu agar tak memanfaatkan fasilitas dan relasi orangtuanya. Menurutnya, tindakan itu merupakan nepotisme.
 
"Entar kalau Lu udah gede, terus jadi dirut, malah nitip barang-barang, Lu. Tukang bakso aja ngerti yang beginian," kata Erick yang kembali mengundang tawa.
 

 
(DRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif