Staf Ratna Dicecar 35 Pertanyaan
Ratna Sarumpaet, tersangka penyebaran cerita bohong. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Staf khusus aktivis Ratna Sarumpaet, Ahmad Rubangi , selesai diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Ia menjadi saksi kasus penyebaran berita bohong penganiayaan Ratna.

Kuasa Hukum Rubangi, Akbar Alamsyah mengatakan kliennya selesai melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pukul 21.00 WIB. Saat di ruang penyidik staf Ratna itu dicecar puluhan pertanyaan terkait kronologis berita bohong Ratna.

"Ada 35 pertanyaan penyidik terhadap saksi Ahmad Rubangi. Hanya seputar cerita tentang kronologis penyampaian berita bohong dan oplas sedot lemak di Rumah Sakit Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat," kata Akbar kepada Medcom.id, Senin, 22 Oktober 2018.


Menurut Akbar, Rubangi adalah staf khusus Ratna Sarumpaet yang sudah bekerja selama dua tahun. Mulanya, Rubangi hanya bertugas menjadi sopir Ratna.

"Tapi dengan berjalannya waktu, dia (Rubangi) yang menangani segala keperluan RS (Ratna Sarumpaet) dan bukan sebagai pembantu rumah tangga," ungkap Akbar.

Atas dasar kedekatan itu, kata Akbar, Rubangi mengetahui terkait operasi plastik Ratna. Akbar juga menyatakan Rubangi mengetahui majikannya berbohong terkait penganiayaan oleh sejumlah orang di kawasan Bandung, Jawa Barat pada Selasa, 21 September 2018.

"Dia tahu kebenaran tersebut (Ratna berbohong) pada Rabu, 3 Oktober 2018 pukul 07.00 WIB sebelum Ibu RS (Ratna Sarumpaet) konferensi pers," ujar Akbar.

Ratna menjadi tersangka setelah menyebarkan informasi bohong dengan mengaku dianiaya sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat pada Selasa, 21 September 2018. Namun, polisi menemukan pada tanggal itu, Ratna sedang dirawat usai operasi plastik di Jakarta.

Atas kebohongannya, ia dikenakan Pasal 14 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia terancam hukuman 10 tahun penjara.



(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id