Mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang Selatan melakukan aksi berjalan kaki untuk menolak pengesahan UU Omnibus Law di Pasar Jumat, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020/Antara/Muhammad Iqbal
Mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang Selatan melakukan aksi berjalan kaki untuk menolak pengesahan UU Omnibus Law di Pasar Jumat, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020/Antara/Muhammad Iqbal

Pedemo UU Ciptaker Reaktif Covid-19 di Jakarta Bertambah

Nasional Virus Korona Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Siti Yona Hukmana • 09 Oktober 2020 09:06
Jakarta: Jumlah pedemo Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) reaktif virus korona (covid-19) bertambah. Semula 27 orang dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test.
 
"Sudah 34 orang reaktif covid-19," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
Yusri mengatakan pedemo itu telah menjalani pemeriksaan sampel usap atau swab test. Kini mereka diisolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta Pusat sambil menunggu hasil swab.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Anies Waswas Klaster Pedemo dan Kampus Muncul
 
Polisi menangkap hampir 1.000 orang pada unjuk rasa Kamis, 8 Oktober 2020. Polisi memastikan ribuan orang itu adalah kelompok anarko.
 
Mereka ditangkap karena merusuh. Polisi menyebut sejumlah fasilitas umum dirusak hingga dibakar, seperti pos polisi hingga halte TransJakarta.
 
"Dari seribu ini (kita rapid). Satu orang saja bisa menularkan banyak, apalagi 34 orang. Ini kan jadi klaster baru nantinya," ungkap Yusri.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif