Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal

MUI Laporkan Selebaran Ajakan Menolak Rapid Test

Nasional Virus Korona hoax virus corona
Siti Yona Hukmana • 29 Mei 2020 04:12
Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) melaporkan selebaran hoaks yang mengimbau para ulama, kiai dan ustaz menolak rapid test covid-19 ke Bareskrim Polri. Selebaran hoaks yang mencatut nama MUI.
 
"Iya benar, kita membuat laporan di Bareskrim Polri," kata Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan MUI Ikhsan Abdullah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 28 Mei 2020.
 
Laporan MUI terdaftar dengan nomor LP/B/0278/V/2020/BARESKRIM tertanggal 28 Mei 2020. Terlapor dalam laporan masih dalam penyelidikan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ikhsan mengatakan informasi yang sudah beredar di media sosial itu mengganggu, meresahkan, dan dapat membuat perpecahan antarumat di tengah pandemi virus korona (covid-19). MUI menilai selebaran dapat membuat perang melawan covid-19 terganggu.
 
MUI meminta Polri kabar bohong dan pembuat selebaran tersebut segera diproses hukum. MUI menilai nama baiknya dirusak dan selebaran berupaya mengadu domba.
 
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut laporan tersebut sudah terdaftar dan tengah dipelajari penyidik. Terlapor disangkakan perkara tindak pidana kebencian atau SARA dan akan dijerat Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transkasi Elektronik (ITE). Juga penyebaran berita bohong atau hoaks Pasal 14 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP.
 

 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif