Ilustrasi patroli di dunia maya. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi patroli di dunia maya. Medcom.id/M Rizal

Polisi dan Kominfo Razia Iklan Aborsi Ilegal di Dunia Maya

Nasional Kominfo aborsi ilegal
Antara • 25 September 2020 01:07
Jakarta: Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menutup situs yang mengiklankan jasa aborsi ilegal. Razia ini buntut temuan kasus klinik aborsi ilegal di Percetakan Negara, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, yang dipromosikan daring.
 
"Ke depan kami koordinasi dengan Kominfo dan cyber crime untuk patroli," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis, 24 September 2020.
 
Baca:Klinik Aborsi Ilegal Cempaka Putih Jaring Pasien Secara Daring

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yusri menyebut modus penawaran jasa aborsi secara daring bukan hal baru. Namun, klinik yang baru digerebek petugas berbeda dengan klinik aborsi ilegal yang umumnya mencari pasien lewat media sosial.
 
"Bagaimana cara mereka menarik pasien? Itu melalui website yang ada. Ada satu website, website itu adalah klinikaborsiresmi.com," kata Yusri.
 
Baca: Klinik Aborsi Ilegal di Cempaka Putih Pernah Beroperasi pada 2002
 
Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menggerebek sebuah klinik aborsi ilegal pada Rabu, 9 September 2020. Sebanyak 10 ditetapkan sebagai tersangka.
 
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan klinik ilegal tersebut. Klinik tersebut sudah beroperasi sejak sekitar awal 2000-an namun tutup setelah beberapa tahun. Klinik kembali beroperasi sejak 2017 dan disebut telah menangani lebih dari 30 ribu pasien aborsi.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif