Profesionalitas MA Diperkuat Melalui Rapat Pleno Kamar

Fachri Audhia Hafiez 03 November 2018 04:09 WIB
Mahkamah Agung RI
Profesionalitas MA Diperkuat Melalui Rapat Pleno Kamar
Suasana rapat pleno kamar Mahkamah Agung RI di Bandung. Dok.Mahkamah Agung.
Bandung: Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Hatta Ali menilai rapat pleno kamar dapat memperkuat profesionalitas kinerja MA. Rapat pleno kamar dapat menjaga kesatuan dan konsistensi MA dalam menegakkan hukum.

"Meningkatkan profesionalitas hakim agung dan mempercepat proses penyelesaian perkara," kata Hatta dalam keterangan resmi yang diterima Medcom.id, Jumat, 2 November 2018.

Selain rapat pleno kamar, lanjut Hatta, MA telah mengambil langkah lain untuk penguatan sistem kamar. MA telah menyusun rencana kerja lima tahun Penguatan Sistem Kamar 2017 hingga 2022. 


Langkah lainnya dengan membentuk kelompok kerja pelaksanaan program penguatan sistem kamar yang meliputi bidang teknis pidana, perdata, agama, militer dan tata usaha negara (TUN). Kemudian, bidang seleksi perkara dan pengurangan arus perkara serta bidang pembangunan basis data putusan dan yurisprudensi.
 
“Kelompok kerja ini sudah bekerja sejak Oktober 2017 berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung,” ucap Hatta.

Rapat pleno kamar dilaksanakan secara bertahap dimulai dari rapat masing-masing kamar. Dimulai kamar pidana, perdata, agama, militer dan tata usaha negara. Disamping itu, dibentuk kamar kesekretariatan yang dimaksudkan untuk membahas kebijakan-kebijakan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pengadilan. 

Pada kamar-kamar teknis, tema-tema yang dibahas umumnya berkaitan dengan permasalahan-permasalahan hukum yang berujung dengan dihasilkannya rumusan-rumusan hukum. Rumusan ini nantinya akan dibawa ke forum pleno lintas kamar untuk didiskusikan lebih lanjut. 

Hasil pleno ini yang kemudian ditingkatkan menjadi bahan Surat Edaran Mahkamah Agung (Sema) sebagai payung hukum penerapannya. Pola pembahasan bertingkat sebelum menjadi surat edaran ini telah berjalan tidak berubah sejak pertama kali diselenggarakan rapat pleno kamar pada tahun 2011. 

Setiap tahun kemudian MA menerbitkan suran edaran mengenai pemberlakukan hasil pleno kamar. Melalui inilah kesatuan penerapan hukum dan konsistensi putusan itu dipelihara. 

Rapat pleno kamar 2018 diikuti 198 peserta yang terdiri atas pimpinan Mahkamah Agung, hakim agung, askor, panitera pengganti, pejabat eselon 1 dan eselon 2 serta hakim yustisial. Rapat pleno kamar itu diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat, 1 hingga 3 November 2018.




(DRI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id