Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Kekuatan JAD Lampung Diklaim Berkurang

Nasional terorisme
Cindy • 07 Mei 2019 16:12
Jakarta: Polri mengeklaim kekuatan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung sudah berkurang. Hal itu menyusul tertangkapnya pimpinan JAD Lampung, SL.
 
"Kekuatan (kelompok SL) akan berkurang, setelah SL sebagai leader di kelompoknya (ditangkap)," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Mei 2019.
 
Namun, kata dia, Polri tak akan lengah dengan penyebaran jaringan JAD Lampung. Pasalnya, jaringan ini sangat terstruktur dan terorganisir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 beserta Satgas Anti Terorisme dan Radikalisme akan terus menyisir jaringan tersebut. "Densus tetap waspada. Kelompok ini memiliki militansi cukup tinggi," ucap dia.
 
Sebelumnya, kepolisian menangkap tiga orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) tindak pidana teroris di Bekasi. Salah satu di antaranya terlibat dalam JAD Lampung.
 
"Telah dilaksanakan upaya paksa terhadap pelaku tindak pidana terorisme dan dilakukan penangkapan tiga orang," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu 4 Mei 2019.
 
Ketiga orang tersebut adalah SL, 34, AN, 20, dan MC, 28. SL ditangkap di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu, 4 Mei 2019 pukul 04.34 WIB. Sementara itu, AN ditangkap di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pukul 08.49 WIB, dan MC ditangkap di Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, pukul 14.30 WIB
 
Dedi mengatakan SL ditangkap karena terlibat DPO JAD Lampung. Sedangkan, AN dan MC sebagai pihak yang menyembunyikan SL.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif