Presiden Joko Widodo mengangkat Enny Nurbaningsih sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK)--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Presiden Joko Widodo mengangkat Enny Nurbaningsih sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK)--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Kepala BPHN Kemenkumham Gantikan Hakim Maria di MK

Achmad Zulfikar Fazli • 13 Agustus 2018 11:51
Jakarta: Presiden Joko Widodo mengangkat Enny Nurbaningsih sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) itu menggantikan posisi Hakim Maria Farida.
 
Pelantikan ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin, 13 Agustus 2018, sekitar pukul 11.00 WIB. Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
 
Setelah itu, pembacaan surat Keputusan Presiden Nomor 134/P/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim MK. Surat itu dibacakan oleh Deputi Administrasi dan Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Cecep Sutiawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jokowi Punya Pertimbangan Mengganti Hakim Maria
 
Enny mengucap sumpah jabatan sebagai Hakim MK disaksikan oleh Presiden. Lalu, dia menandatangani berkas berita acara pengangkatan.
 
Hakim Maria diganti karena telah memasuki masa pensiun per 13 Agustus 2018. Dia merupakan hakim yang dipilih Presiden.
 
Oleh karena itu, Presiden mencari kembali pengganti Hakim Maria melalui tim panitia seleksi hakim MK yang dipimpin mantan Hakim MK Harjono.
 
Tim Pansel menghasilkan tiga nama yakni Guru Besar Tata Negara Universitas Gadjah Mada yang juga Kepala BPHN Kemenkumham Enny Nurbaningsih, Profesor Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia Ni'matul Huda, dan dosen senior Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Susi Dwi Harijanti.
 
Nama kandidat itu dilaporkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Presiden untuk dipilih. Presiden kemudian menjatuhkan pilihannya kepada Enny.
 
(YDH)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif