Suasana sidang pemadaman listrik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla
Suasana sidang pemadaman listrik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla

Tiga Saksi Dihadirkan dalam Sidang Gugatan Pemadaman Listrik

Nasional pemadaman listrik
Faisal Abdalla • 10 September 2019 14:10
Jakarta: Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar sidang gugatan terkait pemadaman listrik secara massal yang terjadi pada 4 Agustus 2019. Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi dari pihak PLN selaku tergugat.
 
"Hari ini kami hadirkan satu ahli dan dua saksi fakta," kata Senior Vice President Legal Corporate sekaligus kuasa hukum PT PLN, Dedeng Hidayat, di PN Jaksel, Selasa, 10 September 2019.
 
PLN menghadirkan mantan karyawan Divisi Pelayanan Pelanggan Benny MM Marbun, karyawan PLN Unit Serpong Daniel Tampubolon dan ahli dari ITB Bambang Anggoro untuk bersaksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihak penggugat mempersoalkan dua saksi yang dihadirkan PLN, yakni Daniel, dan Bambang. Daniel dinilai bersaksi tanpa mengantongi surat tugas dari kantornya.
 
"Silakan saja bersaksi tanpa perlu diambil sumpahnya, tetapi kami minta surat tugasnya," kata kuasa hukum pemohon, David Tobing.
 
Bambang juga baru mengantongi surat permohonan menjadi saksi dari Dekan yang ditujukan kepada rektor ITB. Menurut dia, Bambang seharusnya menyertakan izin dari rektornya.
 
"Kalau Dekan sudah menyutujui, lalu apa gunanya izin ke rektor (kalau surat tak disertakan)," ujarnya.
 
Hakim Ketua Zulkifli sependapat dengan pemohon. Hakim meminta saksi ahli PLN melengkapi surat izin dari rektor ITB.
 
Perkara ini diajukan oleh seorang warga Tebet, Jakarta Selatan, Petrus Bello. Petrus menggugat PLN lantaran insiden pemadaman listrik menyebabkan 12 dari 40 ekor ikan koi peliharanya mati. Pasalnya, alat filter air di kolam ikanya tak berfungsi.
 
Petrus mengaku menderita kerugian Rp9,2 juta akibat insiden tersebut. Petrus merasa kompensasi yang diberikan PLN akibat mati listrik itu tak sebanding dengan kerugian yang dideritanya.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif