Ilustrasi. Suasana kericuhan di Gedung KPK, Jumat, 13 September 2019. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul
Ilustrasi. Suasana kericuhan di Gedung KPK, Jumat, 13 September 2019. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul

Polisi Berhasil Menjinakkan Pedemo KPK

Nasional unjuk rasa revisi uu kpk
Siti Yona Hukmana • 13 September 2019 22:09
Jakarta: Demonstrasi berujung ricuh terjadi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut massa pedemo KPK sudah bisa ditenangkan dan dibubarkan.
 
"Karoops (Kepala Biro Operasi), Direktur Shabara, Kapolres Metro Jakarta Selatan dapat menenangkan pengunjuk rasa dan membubarkan diri," kata Argo kepada Medcom.id, Jumat, 13 September 2019.
 
Menurut Argo, jumlah pedemo KPK sekitar 100 orang. Sedangkan, sebanyak 190 personel aparat diterjunkan mengawal aksi yang berujung ricuh tersebut. "Jadi (pengawalan) satu berbanding dua," ujarnya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Argo memerinci 190 personel yang diterjunkan merupakan anggota polisi dari unsur Samapta Bhayangkara (Sabhara) dan Direktorat Lalu Lintas.
 
Kericuhan pecah dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK. Aksi yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB itu hendak menuntut petinggi KPK untuk mendukung revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
 
Pedemo menyatakan dukungan rencana dibentuknya dewan pengawas KPK. Selain itu, mereka juga meminta KPK segera memecat penyidik KPK Novel Baswedan.
 
Kerusuhan bermula dari demo yang berlangsung di depan gedung KPK. Awalnya, massa pendukung RUU KPK itu mencoba merangsek masuk ke Gedung KPK. Mereka ingin mencopot kain hitam yang menutupi logo KPK.
 
Polisi dan petugas pengamanan KPK mencoba menghalau massa yang hendak masuk. Aksi yang mulanya berjalan damai pun berubah.
 
Massa membakar karangan bunga di luar gedung KPK. Sempat terjadi baku hantam dengan massa tersebut. Seorang massa aksi berhasil masuk ke gedung KPK dan mencopot logo hitam yang menutupi logo KPK. Kini, kondisi disebut sudah kondusif.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif