Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto--Medcom.id/Ilham Wibowo
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto--Medcom.id/Ilham Wibowo

Rekening Anggota Black Hat Diintip

Nasional peretasan
Faisal Abdalla • 20 Maret 2018 15:22
Jakarta: Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya masih mendalami kasus penangkapan anggota jaringan peretas Surabaya Black Hat. Polisi juga akan mendalami aliran dana yang masuk ke rekening anggota Black Hat.
 
"Ini sedang didalami terkait jejaringnya. Siapa saja mereka dan nanti pasti akan mengarah ke rekening mereka, terima dari siapa saja," kaya Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Maret 2018.
 
Setyo mengatakan kepolisian akan bekerja sama dengan instansi terkait seperti Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mendalami aliran dana anggota Black Hat. Penyidik kepolisian akan bersurat kepada PPATK terkait hal tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti dari PPATK akan keluar laporan hasil analisis (LHA) yang akan dikirim ke penyidik. Penyidik akan mendalami aliran-aliran dananya dari siapa saja dan dicek kebenaran sumbernya," tukasnya.
 

 
Setyo meminta semua pihak agar memberikan kesempatan kepada penyidik untuk menuntaskan kasus ini. Pasalnya, menurut jenderal bintang dua itu, kasus Black Hat termasuk sulit
 
"Dalam kasus ini, konstruksi hukumnya harus betul-betul memenuhi unsur. Kalau tidak dipenuhi, nanti tidak bisa dituntut sampai ke pengadilan. Karena ini kasus yang jarang terjadi," tukasnya.
 
Baca: Pelaku Lain dari Kelompok Black Hat Dicari
 
Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka peretas 600 website Indonesia dan luar negeri. Tersangka meretas website di 44 negara. Ketiganya diketahui masih berstatus mahasiswa.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif