Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

PSI Sebut Juliari Lebih Pantas Dituntut Seumur Hidup

Nasional KPK Kasus Suap kasus korupsi Korupsi Bansos Covid-19 Juliari P Batubara
Anggi Tondi Martaon • 29 Juli 2021 11:13
Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mempertanyakan tuntutan 11 tahun penjara terhadap terdakwa dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) covid-19 Juliari Batubara. Tuntutan itu dinilai tak merefleksikan harapan masyarakat dan keinginan negara memastikan penanganan covid-19 berjalan seefektif mungkin.
 
"Hukuman seumur hidup cukup pantas untuk memperlihatkan negara tidak main-main dalam menangani kondisi pandemi ini,” kata juru bicara bidang hukum DPP PSI, Ariyo Bimmo, melalui keterangan tertulis, Kamis, 29 Juli 2021.
 
Menurut dia, tuntutan 11 tahun untuk mantan Menteri Sosial (Mensos) itu terlalu ringan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat diharap memvonis berat Juliari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Eks Mensos Juliari Batubara Bakal Melawan
 
“Mudah-mudahan Majelis Hakim dapat melihat betapa masyarakat sedang membutuhkan keadilan, sekecil apa pun akan sangat berarti di masa sulit ini," ungkap dia.
 
Pemiskinan koruptor juga dianggap tepat diterapkan sebagai hukuman tambahan. Hal ini dipercaya dapat memberikan efek jera terhadap siapa pun.
 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Juliari terbuki bersalah dalam kasus dugaan suap penanganan bansos. Dia dituntut 11 tahun penjara.
 
"Dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan denda sebesar Rp500 juta subsider enam bulan kurungan," kata JPU Muhammad Nur Aziz di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Selasa, 28 Juli 2021.
 
Selain itu, jaksa meminta hakim menjatuhkan hukuman uang pengganti Rp14,59 miliar kepada Juliari. Uang itu wajib dibayar dalam waktu sebulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.
 
"Jika tidak dibayar, maka harta benda akan disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Jika tidak mencukupi, maka akan dipidana selama dua tahun," ujar Aziz.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif