Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

ICW: Rata-Rata Vonis Koruptor pada 2020 Hanya 3 Tahun

Nasional mahkamah agung kasus korupsi
Fachri Audhia Hafiez • 11 Oktober 2020 22:47
Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat rata-rata vonis terdakwa korupsi di setiap tingkat pengadilan hanya 3 tahun penjara sepanjang semester I 2020. Masa hukuman ini dinilai tergolong ringan.
 
Kategori hukuman ringan versi ICW ini mulai 0 sampai 4 tahun penjara. Kategori sedang 4 sampai 10 tahun penjara dan berat di atas 10 tahun.
 
"Tentu ini ironis sekali," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam peluncuran 'Tren Vonis Perkara Korupsi pada Semester I 2020', Minggu, 11 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Data itu dihimpun dari penghitungan ICW yang menjumlahkan rata-rata vonis setiap tingkat pengadilan yang menangani kasus korupsi. Sebanyak 1.008 perkara dengan 1.043 terdakwa disidangkan di pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor), pengadilan tinggi, dan Mahkamah Agung (MA).
 
Kurnia membeberkan pengadilan tipikor menangani 838 perkara. Rata-rata vonis di pengadilan tingkat pertama ini hanya menyentuh 2 tahun 11 bulan penjara.
 
Pada tingkat banding atau pengadilan tinggi ada 162 perkara dengan rata-rata vonis 3 tahun 6 bulan penjara. Kasasi atau peninjauan kembali (PK) yang ditangani MA hanya 8 perkara dengan rata-rata vonis 4 tahun 8 bulan bui.
 
"Memang seakan akan terlihat MA lebih tinggi. Karena kami himpun dari beberapa putusan PK yang justru diterima hukumannya atau PK-nya oleh MA. Dirata-ratakan semua 3 tahun penjara," jelas Kurnia.
 
Baca: KPK Curiga PK Jadi Strategi Koruptor Dapatkan Diskon Hukuman
 
Kurnia mengatakan jumlah rata-rata hukuman itu belum memuaskan publik. Bahkan untuk memberikan efek jera kepada pelaku korupsi tidak cukup.
 
"Jadi cita-cita untuk bisa menciptakan Indonesia yang bebas dari korupsi, serta pemberian efek jera yang maksimal, rasanya masih sangat jauh itu akan bisa terealisasi," ucap Kurnia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif