Ilustrasi pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal

Kepala Satuan Pengawas Internal Sarana Jaya Diperiksa KPK

Nasional KPK DKI Jakarta Kasus Suap kasus korupsi Pemberantasan Korupsi
Candra Yuri Nuralam • 21 April 2021 10:24
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Satuan Pengawas Internal Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya, Ferra Ferdiyanti, hari ini, 21 April 2021. Dia dipanggil untuk mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.
 
"Pemeriksaan dilakukan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu, 21 April 2021.
 
Ferra berstatus sebagai saksi. Lembaga Antikorupsi berharap memperoleh informasi baru dari keterangan Ferra.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK masih sibuk mendalami kasus dugaan rasuah pembelian lahan di Munjul, Jakarta Timur. Lembaga Antirasuah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini.
 
Baca: KPK Akui Dirut Nonaktif PD Sarana Jaya Tersangka Korupsi Munjul
 
Sejumlah pejabat dan instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah diperiksa. KPK juga bekerja sama dengan Bareskrim Mabes Polri untuk mendalami kasus dugaan rasuah pembelian tanah di Munjul yang diduga berkaitan dengan kasus pengadaan lahan di Cengkareng, Jakarta Barat.
 
"Kita berkoordinasi ada beberapa subjek yang sedang digarap Bareskrim. Dengan kami kita saling padu data," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 6 April 2021
 
Karyoto mengatakan kasus korupsi pembelian lahan ini sebelumnya ditangani Bareskrim. Namun, Lembaga Antikorupsi lebih dulu menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif