Ilustrasi Kejagung. MI/Pius Erlangga
Ilustrasi Kejagung. MI/Pius Erlangga

Gratifikasi Mantan Dirut BTN Bermula dari Pemberian Fasilitas Kredit

Nasional kasus korupsi kejaksaan agung
Siti Yona Hukmana • 07 Oktober 2020 15:10
Jakarta: Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengungkapkan mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono memberikan fasilitas kredit pada dua perusahaan. Namun, pembayaran macet.
 
"Beberapa kali restrukturisasi dan ternyata juga tidak terpenuhi," kata Hari di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Oktober 2020.
 
Hari mengungkapkan Maryono menyetujui pemberian fasilitas kredit dari BTN Cabang Samarinda untuk PT Pelangi Putera Mandiri sebesar Rp117 miliar pada 2014. Kredit untuk mengambil alih (take over) utang perusahaan di Bank BPD Kalimantan Timur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fasilitas kredit telah direstruktursiasi sebanyak tiga kali, yakni 29 Juli 2016, 18 Oktober 2017, dan, 30 November 2018. Maryono juga memberikan fasilitas kredit sebesar Rp160 miliar kepada PT Titanium Property pada 2013.
 
(Baca: Mantan Dirut BTN Berpeluang Dijerat TPPU)
 
Uang diberikan melalui kantor cabang Jakarta Harmoni untuk pembangunan Apartemen Titanium Square. "Kenapa sampai terjadi kredit macet? Diduga ada suap, ada kongkalingkong, ada aliran dana. Dalam penanganan perkara ini ketemu duluan aliran dana yang diduga transaksi yang mencurigakan," beber Hari.
 
Maryono diduga menerima uang agar pemberian fasilitas kredit mulus. Dia diduga mendapat Rp2,275 miliar dari Direktur PT Pelangi Putera Mandiri, Yunan Anwar dan Rp870 juta dari PT Titanium Property.
 
Uang gratifikasi diduga ditransfer melalui rekening bank menantu Maryono, Widi Kusuma Purwanto. Maryono dan Yunan telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, Widi dan pihak PT Titanium Property masih berstatus sebagai saksi.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif