Juru bicara KPK Febri Diansyah. MI/Rommy Pujianto
Juru bicara KPK Febri Diansyah. MI/Rommy Pujianto

KPK Pasrah Kasus Buku Merah Dihentikan

Nasional Buku Merah KPK
Fachri Audhia Hafiez • 25 Oktober 2019 06:01
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasrah kasus perusakan 'buku merah' dihentikan oleh Polri. Lembaga Antirasuah mengaku tak punya domain lebih untuk ikut campur dalam perkara tersebut.
 
"Karena kewenangan untuk melanjutkan atau menghentikan sebuah perkara itu berada pada penyidik. Penyidik dalam hal ini tentu adalah yang berada di Polri," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Oktober 2019.
 
Sejatinya KPK diikutsertakan dalam proses gelar perkara yang diklaim transparan itu untuk mengungkap kasus perusakan buku merah milik pengusaha Basuki Hariman. Dalam buku kontroversial itu diduga berisi nama-nama pejabat tinggi penerima uang suap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tim asal KPK hadir cenderung sebagai pendengar. Karena kami memang tidak mempungai kapasitas untuk memutuskan pada saat itu," ujar Febri.
 
Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal menyebut kasus perusakan barang bukti atau buku merah telah dihentikan. Penghentian karena perusakan barang bukti dinilai tak terbukti.
 
Penghentian kasus tersebut telah mendapat restu oleh pihak KPK dan kejaksaan yang hadir dalam gelar perkara. "Kami sudah melakukan gelar perkara sejak lama, 31 0ktober 2018. Dalam gelar perkara juga ada unsur dari KPK dan kejaksaan. Tiga unsur KPK yang ikut gelar perkara, yaitu dari Biro Hukum, Biro Koordinasi dan Supervisi, serta Pengawas Internal," ujar Iqbal.

 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif