KPK Tahan Bupati Buton Selatan
Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat (AFH) mengenakan rompi tahanan KPK. ANTARA FOTO/Rivan Awal
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat (AFH). Dia ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap atas sejumlah proyek di Pemkab Buton Selatan.

Pantauan Medcom.id, Agus keluar dari markas Antikorupsi dengan mengenakan rompi tahanan. Orang nomor satu di Buton ini memilih bungkam dan buru-buru masuk ke mobil tahanan yang terparkir di pelataran gedung KPK.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Agus ditahan di rumah tahanan (Rutan) Cabang KPK di Gedung Merah Putih. "Dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 24 Mei 2018.


Selain Agus, penyidik pun menahan Kontraktor PT Barokah Batauga Mandiri (PT BBM), Tonny Kongres. Tonny ditahan di Rutan Guntur selama 20 hari ke depan.

Baca: KPK Tetapkan Bupati Buton Selatan Tersangka Suap

KPK menetapkan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat dan Kontraktor PT Barokah Batauga Mandiri (PT BBM), Tonny Kongres, sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap atas sejumlah proyek di Pemkab Buton Selatan.

Dalam kasus ini, Agus diduga telah menerima fee sebesar Rp409 juta karena telah memuluskan sejumlah proyek di Pemkab Buton Selatan. Uang itu diterima Agus dari Tonny selaku penampung suap dari kontraktor.

Atas perbuatannya, Agus selaku penerima suap disangkakan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan, Tony selaku pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



(AGA)