Presiden Joko Widodo/MI
Presiden Joko Widodo/MI

Penegak Hukum Silakan 'Gigit' Pengemplang Anggaran Covid-19

Nasional Virus Korona
Theofilus Ifan Sucipto • 01 Juli 2020 09:57
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) lagi-lagi mengingatkan besaran anggaran penangan virus korona (covid-19) yang mencapai Rp695,2 triliun. Penegak hukum harus mengawasi dan menindak tegas mereka yang mengemplang fulus ratusan miliar itu.
 
"Silakan gigit saja. Apalagi dalam situasi krisis ini tidak boleh satu pun main-main," tegas Jokowi saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-74 Bhayangkara di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2020.
 
Jokowi memerintahkan jajaran Polri, Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan lembaga pengawasan lain memperkuat koordinasi. Mereka diminta memastikan program melawan covid-19 terlaksana dengan baik dan mengawasi alokasi anggarannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Jokowi Geram Anggaran Rp75 Triliun untuk Covid-19 Ditahan-tahan
 
Kepala Negara menginstruksikan aspek pencegahan harus dikedepankan. Dia tidak ingin penanganan baru dilakukan ketika masalah kadung muncul.
 
"Kalau ada potensi masalah, ingatkan. Tapi kalau ada niat buruk, harus ditindak," ucap Presiden ke-7 Indonesia itu.
 
Persoalan anggaran penanganan memang tak bisa dianggap sepele. Presiden Jokowi memelototi langsung penggunaan uang di tiap kementerian maupun lembaga.
 
Dana yang disiapkan pemerintah itu dialokasikan untuk beberapa sektor. Sebanyak Rp87,55 triliun untuk anggaran kesehatan, sedangkan Rp 203,9 triliun untuk jaminan perlindungan sosial.
 
Pemerintah juga mengalokasikan dana Rp120,61 triliun untuk insentif usaha. Sedangkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kebagian Rp 123,46. Selain itu, Rp53,57 triliun dianggarkan untuk pembiayaan korporasi dan untuk dukungan sektoral kementerian/lembaga dan pemerintah daerah Rp 106,11 triliun.
 

(OJE)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif