Ilustrasi Kejaksaan Agung. Foto: MI/M Irfan
Ilustrasi Kejaksaan Agung. Foto: MI/M Irfan

93 Kamar Apartemen Milik Benny Tjokrosaputra Disita

Nasional Jiwasraya
Kautsar Widya Prabowo • 20 Februari 2020 10:18
Jakarta: Kejaksaan Agung terus menyita sejumlah aset diduga milik tersangka kasus korupsi gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Benny Tjokrosaputra. Salah satunya kamar-kamar diApartemen South Hill, Kuningan, Jakarta Pusat.
 
"Ada 93 kamar (apartemen) sudah kita sita," ujar Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis, 20 Februari 2020.
 
Febrie mengungkapkan tak seluruh kamar apartemen atas nama Benny. Pihaknya mempersilakan pemilik kamar yang disita, namun merasa tidak terlibat di kasus ini untuk melakukan klrarifikasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebut sudah ada dua pemilik kamar yang mengklarifikasi. Mereka ialah Dicky Tjokrosaputro dan Retno Sianny Dewi.
 
93 Kamar Apartemen Milik Benny Tjokrosaputra Disita
Tersangka kasus korupsi gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero)Benny Tjokrosaputra. Foto: Medcom.id/Arif
 
"Penyidik juga punya alasan untuk mengklarifikasi keterkaitan sumber uangnya," beber dia.
 
Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Jakarta Pusat menerbitkan surat persetujuan penyitaan 41 kamar di Apartemen South Hill, Kuningan, Jakarta Pusat. Aset tersebut milik Benny Tjokrosaputro.
 
Surat tersebut diterima penyidik Kejaksaan Agung dengan nomor 16/Pet.Pit.Sus/TPK/II/2020/PN.JKT.PST, 6 Februari 2020. Penetapan penyitaan setelah penyidik menelusuri aset Benny.
 
"Penyidik memilah-milah dulu yang hasil penggeledahan (aset) setelah fiks diduga barang yang ada kaitannya dengan kejahatan itu dilakukan persetujuan penyitaan," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung Hari Setiyono di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Februari 2020.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif