Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Penyuap Wahyu Setiawan Divonis 20 Bulan Penjara

Nasional kpu OTT KPK
Fachri Audhia Hafiez • 28 Mei 2020 14:07
Jakarta: Terdakwa penyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, Saeful Bahri, divonis 20 bulan penjara. Saeful terbukti menyuap Wahyu Rp600 juta terkait permohonan penggantian paruh waktu (PAW) calon legislatif (caleg).
 
"Mengadili, menyatakan terdakwa Saeful Bahri secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata Ketua Majelis Hakim Panji Surono di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 28 Mei 2020.
 
Saeful juga dikenakan pidana denda Rp150 juta. Saeful harus mengganti denda dengan penjara empat bulan bila tak sanggup membayar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yang meminta Saeful dihukum 30 bulanpenjaradan denda Rp150 juta subsider enam bulan kurungan. Majelis hakim mempertimbangkan sejumlah hal dalam amar putusannya.
 
Baca:Wahyu Setiawan Didakwa Terima Suap Rp600 Juta
 
Hal yang memberatkan hukuman, perbuatan Saeful dinilai tidak membantu program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. "Hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan dalam persidangan, terdakwa memiliki keluarga, dan terdakwa belum pernah dihukum," ujar Hakim Panji.
 
Saeful terbukti memberikan uang SGD57.350 atau setara Rp600 juta kepada Wahyu. Suap diberikan secara bertahap SGD19 ribu dan SGD38.350 bersama seorang perantara mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina.
 
Saeful terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif