Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI

Tahanan Baru KPK Diisolasi sebelum Masuk Rutan

Nasional kpk Virus Korona
Candra Yuri Nuralam • 01 Juli 2020 06:51
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan isolasi mandiri untuk tahanan barunya sebelum ditahan rumah tahanan. Protokol kesehatan baru ini telah diterapkan ke beberapa penahanan tersangka terakhir.
 
"Bahwa sejak 3 Juni 2020 untuk setiap titipan tahanan baru di Rumah Tahanan (Rutan) KPK maka akan di lakukan rapid test lebih dahulu dan juga isolasi mandiri selama 14 hari," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2020.
 
Ali menjelaskan kebijakan ini merupakan arahan dari Kepala Rutan KPK. Hal ini juga untuk meminimalisir kemungkinan tahanan baru membawa virus korona (covid-19) ke dalam Rutan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tahanan yang diterima harus sudah dilakukan tes rapid dengan hasil nonreaktif oleh penyidik atau penitip rawat, dan hasil rapid test dilampirkan," ujar Ali.
 
Tes PCR pun dilakukan jika tahanan baru hasilnya reaktif covid-19. Tahanan akan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diberi penanganan pasien covid-19.
 
Tak hanya isolasi mandiri dan rapid test yang menjadi protokol baru penahanan tersangka. Protokol ini juga mempertimbangkan kapasitas blok atau kamar isolasi yang dimiliki oleh Rutan KPK.
 
Tahanan KPK wajib lolos tes suhu tubuh dan diperiksa kesehatan secara berkala. Tahanan diedukasi tentang perilaku hidup bersih dan protokol kesehatan lain.
 
"Lalu akan diberikan masker kain yang wajib dipakai," tutur Ali.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif