Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI

KPK Imbau Pemda Buka Kanal Pengaduan Bansos Covid-19

Nasional Virus Korona bansos
Fachri Audhia Hafiez • 18 Mei 2020 19:43
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)mengimbau pemerintah daerah (pemda) membuka layanan kanal pengaduan bantuan sosial (bansos) virus korona (covid-19). Sebab, masih banyak data penerima bansos yang tidak akurat.
 
"Buka saluran pengaduan. Daerah mungkin sangat sedikit daerah yang sudah buka kanal pengaduan," kata Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dalam diskusi virtual bertajuk 'Bencana Korupsi Bantuan Bencana', Senin, 18 Mei 2020.
 
Pahala mengatakan, hanya Kementerian Sosial yang membuka kanal pengaduan tersebut melalui sambungan telepon. Ia meminta langkah ini diikuti dengan pemda setempat untuk menyukseskan penyaluran bansos ke warga yang membutuhkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK juga akan membuka kanal pengaduan bersama berjuluk Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). Kanal ini akan menggandeng inspektorat masing-masing kabupaten dan kota untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.
 
"Nanti kami monitor melalui Divisi Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah KPK)," ucap Pahala.
 
Saat ini, kanal pengaduan lebih banyak ditemukan di tingkat masyarakat sipil yang dibuat secara inisiatif. Ia menyarankan agar kanal diagregasi ke KPK untuk dilakukan pemantauan.
 
"Supaya nanti bisa kita salurkan ke inspektorat masing-masing kabupaten kota untuk melakukan tindak lanjut dan kita monitor. Kemudian kami laporkan balik bahwa hasilnya seperti ini. Karena orang kalau sudah mengadu juga kalau enggak direspons kan enggak enak," ujar Pahala.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif