Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan. Antara/Reno Esnir.
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan. Antara/Reno Esnir.

Sejumlah Jenderal Bintang Tiga Diperiksa Terkait Kasus Novel

Nasional novel baswedan
Candra Yuri Nuralam • 10 Juli 2019 00:10
Jakarta: Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Hermawan Soelistyo menyebut telah memeriksa sejumlah pihak untuk mengungkap penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Bahkan, Hermawan menyebut ada sejumlah perwira berpangkat jenderal bintang tiga yang turut diperiksa.
 
"Pada kasus ini juga ada jenderal-jenderal bintang tiga yang kita periksa loh. Jangan salah," kata Hermawan di Kompleks Mabes Polri, Selasa, 9 Juli 2019.
 
Namun, Herwawan enggan memerinci identitas jenderal bintang tiga yang diperiksa. Hermawan juga tak memberi penegasan perwira tinggi dimaksud berasal dari institusi Polri atau TNI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jenderal aktif, jenderal aktif kita periksa. Kami betul-betul bekerja dengan independen," ungkapnya.
 
Baca: TGPF Kesulitan Bongkar Kasus Novel
 
Menurut dia, pemeriksaan terhadap jenderal bintang tiga itu mengacu penyelidikan yang telah dilakukan beberapa pihak sebelumnya, yakni Kepolisian Daerah (Polda), Ombudsman Republik Indonesia, dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). TGPF coba mengonfirmasi kembali keterangan sejumlah jenderal tersebut.
 
"Jadi itu semua kita periksa lagi. Semua yang diperiksa penyelidikan-penyelidikan yang lama," ucap mantan Ketua Tim Investigasi Kerusuhan 98 tersebut.
 
Dugaan keterlibatan jenderal sejatinya pernah diungkap Novel Baswedan dalam sebuah wawancara kepada media asing. Novel menduga ada keterlibatan orang yang 'punya pangkat' dalam penyiraman air keras terhadap dirinya. Secara spesifik, Novel menyebut jenderal yang diduga terlibat berasal dari institusi Polri.
 
TGPF menyerahkan hasil investigasinya kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Laporan terdiri dari 170 halaman disertai 1.500 halaman lampiran.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif