Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Medcom.id/Fachri Audia Hafiez).
Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Medcom.id/Fachri Audia Hafiez).

Kemenkumham Diminta Transparan soal Pemindahan Koruptor ke Nusakambangan

Nasional kpk lapas koruptor
Fachri Audhia Hafiez • 26 Juni 2019 09:09
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) terbuka mengenai rencana pemindahan sejumlah narapidana korupsi ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Pasalnya, rencana ini merupakan usulan program Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen PAS).
 
"Jadi yang menyusun rencana aksi adalah pihak Ditjen PAS. Tentu diharapkan ada keterbukaan juga dari pihak Kemenkumham dan tidak resisten dengan hal ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa, 25 Juni 2019.
 
Febri menjelaskan, rencana tersebut sebagai bentuk aksi pencegahan korupsi yang diinisiasi Ditjen PAS. Persiapan tengah berjalan, serta nama-nama koruptor yang diusulkan dipindahkan ke Nusakambangan telah digodok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Jenderal Polri Siap Isi Posisi Deputi Penindakan KPK
 
"Jadi bukan KPK yang mengajukan nama tapi pihak Dirjen PAS yang mengajukan nama yang akan dibahas bersama," ucap Febri.
 
Rencana pemindahan ini dinilai akan memperbaiki kredibilitas Kemenkumham. Sebab, praktek suap atau pemberian hadiah tertentu oleh narapidana kepada oknum petugas Lapas, demi mendapatkan hak istimewa atau perlakuan khusus masih kerap terjadi.
 
Febri menjelaskan, kajian rencana ini merujuk pada standar 'maximum security' yang ada di Lapas Nusakambangan. Dengan adanya pengamanan itu, diharapkan pengawasan lebih optimal.
 
"Kalau ada petugasnya yang bermasalah maka tindakan tegas harus dilakukan. Jadi jangan sampai pihak Kemenkumham sendiri yang mendelegitimasi perbaikan dan perubahan yang sudah dilakukan di Nusakambangan tersebut," ujar Febri.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif