Anggota Ombudsman RI, Adrianus Meliala--Medcom.id/Cindy.
Anggota Ombudsman RI, Adrianus Meliala--Medcom.id/Cindy.

Kasus Penganiayaan AY, Ombudsman RI: Apakah Seseram Itu?

Nasional penganiayaan penganiayaan anak
Cindy • 11 April 2019 17:35
Jakarta: Ombudsman akan mengawasi proses hukum kasus penganiayaan AY, siswi SMP asal Pontianak yang sempat viral di media sosial. Walau begitu pihaknya menilai kasus tersebut masih belum jelas.
 
"Masih simpang siur dari pemberitaan. Apakah memang terjadi seperti yang diberitakan, seseram itu," ucap Anggota Ombudsman Adrianus Meliala di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Maret 2019.
 
Menurutnya, informasi ada tidaknya tindakan berat sampai penganiayaan daerah kewanitaan perlu divalidasi. Sebab, sangkaan tersebut akan menentukan proses hukum yang berlaku.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Serius atau tidak (tindakannya), diperjelas dulu apa yang terjadi pada AY. Karena itu akan menentukan perlakuan dari Polisi," ucapnya.
 
Merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), apabila terbukti tak ada kasus penganiayaan hingga daerah kewanitaan, maka pelaku dikembalikan ke orang tua.
 
"Kalau (tindakannya) serius, tentu ada proses pidana. Tapi kalau tidak pendekatan UU SPPA berlaku yakni dikembalikan pada orang tua," jelas Adrianus.
 
Baca: AY Didampingi Psikolog
 
Hingga saat ini, pihaknya melihat kepolisian setempat dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah sudah bekerja maksimal. Hanya mekanisme perlindungan terhadap korban dianggap kurang.
 
"Seharusnya mendahulukan treatment korban, baru mengurusi pelaku. Kalau sekarang terkesan pelaku diurusin, kemudian korban ditinggalkan," ucapnya.
 
Penganiayaan pada AY terjadi pada Jumat, 29 Maret 2019. Cerita AY viral di media sosial.
 
AY dianiaya oleh tiga siswi SMA berinisial F, P dan N yang berusia 17 tahun. Saat ini tiga orang itu berstatus sebagai terlapor.
 
Kasus penganiayaan terhadap AY mengundang simpatik warga net. Tagar JusticeForAudrey menjadi trending. Warga net meminta pelaku diadili meski masih di bawah umur.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif