Terdakwa Idrus Marham - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Terdakwa Idrus Marham - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Idrus Yakin Hakim dan Jaksa Adil

Nasional Korupsi PLTU Riau-1
Fachri Audhia Hafiez • 15 Januari 2019 15:33
Jakarta: Terdakwa kasus dugaan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1, Idrus Marham, menanggapi dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dengan cara berbeda. Idrus menyanjung majelis hakim dan jaksa.
 
"Kepada yang mulia, sebelumnya saya lihat perempuannya ada satu, tapi sekarang ada tiga. Orang-orang di Jakarta Pusat adalah orang yang senior, punya prestasi integrasi tinggi wawasan luas dan komitmen yang menegakkan keadilan secara mandiri untuk tanggung jawab kepada Tuhan," ujar Idrus saat membacakan tanggapan atas dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Januari 2019.
 
Eks Menteri Sosial itu juga memuji empat JPU pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani perkaranya. Dia yakin jaksa berusia muda itu punya kinerja baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga:Idrus Marham Didakwa Menerima Suap Rp2,2 Miliar)
 
"Saya perhatikan kepada JPU sejak saya dilimpahkan, saya hormati dan semua masih muda. Saya umurnya 57 tahun, JPU masih muda-muda di bawah 40 tahun punya idelaisme, militansi yang tinggi dan positif untuk bangsa untuk bidang keadilan," kata Idrus.
 
Idrus didakwa menerima Rp2,250 miliar dari bos BlackGold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK) dalam perkara suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. Dia didakwa menerima suap bersama Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih. Idrus tidak mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa.
 
Politikus Partai Golkar itu didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 
(Baca juga:Idrus Marham Siap Terima Risiko)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif