Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Polisi Mendatangi Rumah Andi Arief Tersebab Cuitan

Nasional pilpres 2019 hoax
Ilham Pratama Putra • 04 Januari 2019 15:59
Jakarta: Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membantah kepolisian menggerebek rumah Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Polisi datang ke rumah Andi setelah cuitan Andi ramai di media sosial. 

"Bukan penggerebekan. Tapi setelah viral, baru dicek itu benar tidak rumahnya Pak Andi Arief," kata Dedi dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jumat, 4 Januari 2019. 

Siang tadi, lewat akun twitter pribadinya @AndiArief_ , Andi mengeluh rumahnya didatangi kepolisian. Andi menyebut rumahnya di Lampung didatangi dua mobil dari Polda. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



(Baca juga: Penyebar Hoaks Surat Suara Terancam 10 Tahun Penjara)
Cuitan Andi Arief - twitter @AndiArief_

"Rumah saya di lampung digerudug dua mobil Polda mengaku cyber. Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperluka," cuit Andi. 

Dedi memastikan tak ada polisi yang menggerebek. Usai cuitan Andi viral itu, polisi datang. Saat dicek, ternyata rumah itu bukan lagi rumah Andi. 

"Setelah dicek, rumah itu sudah dijual tahun 2014, rumah itu sudah bukan atas nama saudara AA," tutur Dedi. 


 


(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi