Polri Buru Pembuat Surat Palsu Pemanggilan Kapolri

Sunnaholomi Halakrispen 26 Oktober 2018 10:39 WIB
hoaxBuku Merah KPK
Polri Buru Pembuat Surat Palsu Pemanggilan Kapolri
Ilustrasi Gedung Mabes Polri--MI/Ramdani
Jakarta: Polri angkat suara soal beredarnya foto surat panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto surat panggilan tersebut hoaks.

"Saya sudah konfirmasi ke pihak KPK terkait surat itu. Dari surat, stempel, penulisan tanggal, dan tandatangan yang tercantum di surat itu palsu semua," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada Medcom.id di Ruppatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Oktober 2018.

Ia mengatakan, tandatangan Direktur Penyidikan KPK dalam surat itu dipastikan telah dipalsukan. Lantaran pemalsuan surat yang kemudian disebarluaskan, Polri akan menelusuri pelakunya.


"Sudah saya laporkan ke Dit Siber (Direktorat Siber Bareskrim Polri) dan nanti akan ditelusuri lebih lanjut," tuturnya.

Baca: KPK: Surat Pemanggilan Kapolri Hoaks

Sebelumnya KPK juga membantah soal foto surat pemanggilan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. KPK tidak pernah membuat surat pemanggilan kepada Tito. "Surat itu tidak benar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada Medcom.id.

Dalam surat tersebut, dituliskan bahwa Kapolri akan diperiksa oleh KPK pada Jumat, 2 November 2018. Pemeriksaan itu terkait tindak pidana suap oleh petinggi CV Sumber Laut Perkasa.

Surat pemanggilan palsu itu telah mencantumkan nomor surat mengatasnamakan KPK, yakni Nomor Spgl/5511/Dik.01.00/40/10/2018. Stempel KPK RI juga tertera dengan tandatangan Direktur Penyidikan KPK, Panca Putra S.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id