Idrus Minta Kotjo Berinfak untuk Organisasi Remaja Masjid

Damar Iradat 01 November 2018 14:19 WIB
Korupsi PLTU Riau-1
Idrus Minta Kotjo Berinfak untuk Organisasi Remaja Masjid
Mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Foto: MI/Rommy.
Jakarta: Mantan Menteri Sosial Idrus Marham mengaku pernah meminta bantuan kepada Bos Blackgold Natural Resources Limited, Budisutrisno Kotjo. Saat itu, Idrus meminta agar Kotjo memberikan amal dan infak untuk badan komunikasi pemuda remaja masjid.
 
Hal itu dikatakan Idrus saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-I dengan terdakwa Kotjo. Dia mengatakan, awalnya, ia menemui Kotjo sekitar Maret 2018. Sejak awal ia berniat meminta bantuan kepada Kotjo yang sudah dikenalnya sejak tahun 2000.
 
"Saat bertemu, saya selipkan kepentingan saya. Saya bilang, Bang Kotjo belum infak untuk pemuda masjid. Lalu kata Bang Kotjo, ya sudah nanti," kata Idrus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 1 November 2018.
 
Idrus mengatakan pertemuannya dengan Kotjo berlangsung dua kali, Maret dan Juni 2018. Pada dua pertemuan itu, turut hadir Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih. Kendati demikian, menurut dia, alasannya menemui Kotjo berbeda dari alasan Eni.
 
"Saat itu saya bilang, yang luar biasa itu Pak Kotjo, karena orang kaya dan dermawan. Suka bantu-bantu orang. Saya selipkan kepentingan saya soal infak untuk remaja masjid," tuturnya.
 
Jaksa lantas mengonfirmasi soal permintaan uang Idrus kepada Kotjo. Uang itu diduga berkaitan dengan penyelenggaraan Munaslub Golkar pada 2017.

Baca: Idrus Minta 30 Mobil Jenazah kepada Sofyan

Namun, Idrus membantah pernah meminta uang kepada Kotjo. "Seingat saya tidak ada permintaan. Saya tidak pernah dan tidak dalam posisi untuk meminta," tegas Idrus.
 
Kotjo didakwa menyuap Eni dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham sebesar Rp4.750.000.000. Suap kepada dua elite Partai Golkar itu dilakukan bertahap dari akhir 2017 hingga Juli 2018.
 
Suap diberikan pada 18 Desember 2017, 14 Maret 2018, 8 Juni 2018 dan 13 Juli 2018. Fulus diberikan agar Eni dan Idrus memuluskan BlackGold Natural Recourses Limited sebagai pemenang lelang pembangunan PLTU Riau-1.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id