Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memberikan keterangan usai pertemuan dengan Gubernur Anies Baswedan dan kepala sekolah di Jakarta, Selasa, 26 Oktober 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memberikan keterangan usai pertemuan dengan Gubernur Anies Baswedan dan kepala sekolah di Jakarta, Selasa, 26 Oktober 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Irjen Nana Serahkan Tongkat Komando Polda Metro Jaya Besok

Nasional Virus Korona protokol kesehatan
Siti Yona Hukmana • 19 November 2020 18:18
Jakarta: Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Irjen) Nana Sudjana resmi melepas tongkat komando, Jumat, 20 November 2020. Kapolda Jawa Timur Irjen Mohammad Fadil Imran akan menggantikan posisi Nana.
 
"Besok serah terima jabatannya (sertijab)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 19 November 2020.
 
Menurut dia, Nana menyambangi Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, dalam program ketahanan pangan sebagai tugas akhirnya di Polda Metro, Kamis siang. Nana sempat berpamitan kepada bawahannya di tempat tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan ini bisa dikatakan sekalian pamitan. Jadi masa akhir pengabdian saya selaku kapolda metro jaya," kata Nana.
 
Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Nana. Dia diduga melanggar perintah penegakan aturan protokol kesehatanpencegahan virus korona (covid-19).
 
"Diberi sanksi berupa pencopotan," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 16 November 2020.
 
Pencopotan Nana sesuai dengan Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST: 3222/XI/Kep/2020 tertanggal 16 November 2020. Dokumen ini berisikan soal pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri.
 
Pencopotan ini buntut pesta pernikahan anak pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 November 2020. Acara itu ramai didatangi pengikut Rizieq.
 
Jemaah berkerumun, tidak menjaga jarak, sehingga meningkatkan potensi penyebaran virus korona. Sejumlah peserta juga kedapatan tidak menggunakan masker. Banyak pula peserta tidak menggunakan masker tak sesuai ketentuan, seperti digunakan di bawah dagu.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif