NEWSTICKER
Pelaku pencuri tas di Polda Metro Jaya/Medcom.id/Siti Yona
Pelaku pencuri tas di Polda Metro Jaya/Medcom.id/Siti Yona

Polisi Ringkus Pencuri Tas Lintas Negara

Nasional pencurian
Siti Yona Hukmana • 18 Februari 2020 23:09
Jakarta: Komplotan pencuri tas berinisial PA, RH dan AHY ditangkap polisi. Mereka melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) lintas negara.
 
"Pelakunya orang Indonesia, tapi curatnya lintas negara, ada di Indonesia, Singapura dan Malaysia dengan modus yang sama. Makanya kita juga temukan beberapa paspor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 18 Februari 2020.
 
Yusri mengatakan, ketiga tersangka itu ditangkap di Bekasi, Jawa Barat pada Jumat, 14 Februari 2020. Mereka diringkus setelah mencuri tas pengunjung restoran di Mall Gandaria City.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka ini mencuri di banyak restoran di negara itu (Indonesia, Malaysia dan Singapura) sejak 2015," ujar Yusri.
 
Polisi Ringkus Pencuri Tas Lintas Negara
Ilustrasi/Medcom.id
 
Menurut dia,pelaku selalu mengincar pengunjung yang sedang sibuk memilih menu di restoran. Mereka lalu duduk di meja besar bersama korban untuk menunggu korban lengah.
 
"Pelan-pelan mereka menutupi (tas korban) dengan tas kantong plastik. Sementara korban sibuk pilih makanan, tangannya (pelaku) bergeser pelan ambil barang. Selanjutnya satu-satu pergi. Itu modusnya," ujar Yusri.
 
Masing-masing pelaku, kata Yusri, memiliki peran berbeda. PA bertugas menggeser tas korban, lalu RH mengalihkan perhatian korban dan pegawai restoran. Sementara AHY berperan memasukkan barang ke tas besar untuk kemudian dibawa kabur.
 
"Jadi ada yang menggeser barang, kemudian ibu (AHY) ini memasukkan barang dalam tas yang lebih besar kemudian dibawa pergi," tutur Yusri.
 
Polisi masih menyelidiki komplotan tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut. Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan polisi di Malaysia dan Singapura untuk mengungkap sindikat itu.
 
"Ketiga tersangka kita jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," pungkas Yusri.

 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif