Masa Penahanan Irvanto Diperpanjang
Juru bicara KPK Febri Diansyah - ANT/Aprillio Akbar.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Direktur PT Murakabi Sejahtera Irvanto Hendra Pambudi. Perpanjangan untuk kepentingan penyidikan. 

"Penahanan IHP (Irvanto Hendra Pambudi) diperpanjang selama 30 hari ke depan dari tanggal 7 Juni-6 Juli 2018," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

Keponakan Setya Novanto itu ditetapkan sebagai tersangka korupsi KTP-el. Irvanto ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti-bukti permulaan yang didapat dari hasil pemeriksaan dan fakta-fakta yang muncul dalam persidangan.


Dari bukti permulaan itu, diduga kuat Irvanto bersama dengan Novanto, Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Narogong, Irman, serta Sugiharto telah memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi. Sehingga, negara mengalami kerugian hingga Rp2,3 triliun dari megaproyek bernilai Rp5,8 triliun tersebut.

Atas perbuatannya, Irvanto disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Tipikor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(Baca juga: Kode Penerima Jatah KTP-el Gunakan Nama Miras)





(REN)