Novel Baswedan. MI/ Rommy P
Novel Baswedan. MI/ Rommy P

Tim Teknis Kasus Novel Diminta Selidiki Buku Merah

Nasional novel baswedan
Theofilus Ifan Sucipto • 21 Juli 2019 05:00
Jakarta: Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Andrea H Poeloengan meminta tim teknis juga menyelidiki kasus perobekan 'buku merah.' Hal itu diyakini memberi petunjuk baru soal barang bukti penyiraman air keras yang menimpa Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
 
Andrea menyarankan Kapolri tidak hanya fokus pada keterkaitan enam perkara yang ditemukan Tim Pencari Fakta (TPF). Kepolisian juga diminta menyelidiki buku merah.
 
"Sebaiknya tim teknis melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap tujuh kasus (termasuk buku merah), bukan hanya enam kasus," kata Andrea dalam keterangan resmi, Sabtu, 20 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Buku merah merujuk pada barang bukti terkait kasus pemilik CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman. Basuki dihukum karena terbukti menyuap mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar.
 
Buku dengan sampul warna merah itu diduga dirusak dua eks penyidik KPK. Buku tersebut diduga berisi catatan aliran dana Basuki pada sejumlah pejabat negara.
 
Selain itu, Andrea berharap tim teknis mampu menggunakan waktu dengan efektif dalam mengungkap kasus Novel. Hal ini, kata dia, sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang memberi tenggat waktu tiga bulan kepada tim teknis.
 
"Kapolri harus bisa memenuhi hal tersebut, apa perkembangan yang signifikan dalam penanganan perkara NB (Novel Baswedan)," tandas dia.
 
Andrea juga meminta partisipasi media serta masyarakat turut mengawasi perkembangan kasus ini. Hal tersebut untuk mencegah hoaks dan mispersepsi kinerja tim teknis.

 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif