Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. MI/Rommy Pujianto.
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. MI/Rommy Pujianto.

Enam Kasus Diduga Terkait Motif Penyiraman Novel

Nasional novel baswedan
Cindy • 17 Juli 2019 14:52
Jakarta: Tim Pencari Fakta (TPF) Kasus Novel Baswedan menilai motif penyiraman penyidik senior KPK itu berhubungan dengan enam kasus hukum. Lima kasus hukum tersebut sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
"Pertama, kasus kartu tanda penduduk berbasis elektronik (KTP-el), kasus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, kasus Sekjen Mahkamah Agung, kasus Bupati Buol, kasus Wisma Atlet," kata anggota tim pencari fakta Nur Kholis di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2019.
 
Baca: TPF Kasus Novel Tak Temukan Bukti Keterlibatan Saksi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kasus terakhir tak ditangani secara langsung Novel atau KPK. Tapi, kasus ini dinilai memiliki potensi berkaitan dengan tindakan penyiraman air keras itu.
 
"Yaitu kasus penanganan sarang burung walet di Bengkulu," kata Nur Kholis.
 
Nur Kholis menjelaskan kasus yang ditangani KPK memang melibatkan sosok kelas kakap. Tim menduga elite yang terlibat dalam kasus ini tak 'bekerja' sendiri.
 
"Tetapi menyuruh orang," kata Nur Kholis.
 
Mantan Komisioner Komnas HAM itu menegaskan tak menutup kemungkinan terdapat beberapa kasus lain yang berkaitan dengan penyiraman Novel. Nur Kholis menyebut tim memiliki keterbatasan waktu menggali lebih dalam keterangan dalam kasus tersebut.
 
"Kasus Novel ini berhubungan dengan sekurang-kurangnya (enam kasus), jadi tidak terbatas terhadap kasus-kasus tersebut," pungkas dia.
 
Novel diserang orang tak dikenal pada Selasa, 11 April 2017, usai salat Subuh di Masjid Al-Ihsan di dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dua tahun lebih pascateror, polisi belum juga mengungkap pelaku teror keji tersebut.
 
Kapolri lalu membentuk TPF untuk memeriksa kasus ini. Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule sempat disebut diperiksa TPF kasus Novel.
 
Baca: Kuasa Hukum Novel Tetap Minta TGPF Independen
 
Iwan Bule membantah keras diperiksa TPF. Dia mengaku TPF memang datang ke kantornya, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), dua bulan lalu. Namun, TPF hanya mengobrol dengannya.
 
"Kalau diperiksa itu kan di-BAP, tetapi pertemuan saya dengan TGPF tidak ada pemeriksaan," ujar Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) ini, Minggu, 14 Juli 2019.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif