Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal.

Polisi akan Tindak Buzzer Penyebar Hoaks

Nasional ujaran kebencian hoax
Sri Yanti Nainggolan • 08 Oktober 2019 19:16
Jakarta: Polri akan menindak tegas buzzeryang menyebarkan konten negatif. Penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian merupakan tindakan melanggar hukum.
 
"Buzzer yang memiliki niat tidak baik seperti menyebarkan hoaks, ujaran kebencian dan sebagainya itu melanggar hukum akan kami tindak secara proporsional," ujar Kepala Bagian Penerangan umum (Kabagpenum) Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Cosmo Amaroossa Hotel, Selasa, 8 Oktober 2019.
 
Asep mengatakan buzzer bertugas menyebarkan konten atau narasi. Polisi tak akan mempermasalahkan jika konten yang disebarkan positif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sepanjang itu konstruktif dan positif, tidak ada hal-hal yang melanggar hukum, itu tidak persoalan," tambah dia.
 
Isu buzzermenjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir, khususnya setelah pengesahan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi. Para buzzer mendukung kebijakan Presiden Jokowi yang menyetujui revisi itu.
 
Isu ini semakin memanas saat rangkaian demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR. Beberapa buzzer disebut menyebarkan kabar bohong mengenai ambulans milik Pemprov DKI Jakarta yang membawa batu saat kerusuhan di depan Gedung DPR.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif