Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Penangguhan Penahanan Penganiaya Ninoy di Tangan Penyidik

Nasional Ninoy Karundeng
Cindy • 11 Oktober 2019 10:55
Jakarta: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mempersilakan Sekertaris Persaudaraan Alumni (PA) 212 Bernard Abdul Jabbar mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Bernard jadi tersangka kasus penculikan dan penganiayaan relawan Joko Widodo, Ninoy Karundeng.
 
"Namanya penangguhan itu hak tersangka, keluarga tersangka silakan saja mengajukan penangguhan penahanan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat, 11 Oktober 2019.
 
Nantinya, permohonan bakal dinilai penyidik.Argo menyebut keputusan penangguhan penahanan sepenuhnya kewenanganpenyidik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penyidik yang kompeten menerima penilaian," kata dia.
 
Bernard ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya setelah diperiksa 12 jam lebih. Dia meminta penangguhan penahanan.
 
"Sudah kita masukkan sesuai prosedur kepada Kapolda hingga ke tingkat penyidik serta jaminan dari istrinya. Kemudian disertai juga dengan bukti-bukti bahwa Ustaz Bernard itu sakit," kata kuasa hukum Bernard, Azis Januar, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu, 9 Oktober 2019.
 
Azis mengungkapkan Bernard menderita diabetes dan struk. Ia harus menjalani pengobatan dan perawatan. Bernard juga sempat berjalan pincang dan kesulitan bicara.
 
Bernard Abdul Jabbar, merupakan tersangka ke-12 kasus dugaan penculikan dan penganiayaan Ninoy. Polda Metro Jaya menetapkan 13 tersangka.
 
Tiga dari belasan tersangka itu dijerat menggunakan UU ITE. Mereka terbukti merekam dan menyebarkan video Ninoy saat diinterogasi orang tak dikenal.
 
Sedangkan tersangka AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, Fery alias F, dan Bernard Abdul Jabbar, dijerat Pasal 170 KUHP dan Pasal 335 KUHP.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif