: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Foto: MI/Susanto
: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Foto: MI/Susanto

KPK Selisik Keberadaan Harun Masiku di Sulsel

Nasional OTT KPK
M Sholahadhin Azhar • 20 Januari 2020 22:55
Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menerima informasi keberadaan Harun Masiku di Gowa, Sulawesi Selatan. Informasi yang berasal dari awak media ini akan didalami KPK.
 
"Terimakasih informasi dari rekan-rekan, kita akan telusuri. Sampai sana kita akan telusuri, kita akan terima apapun informasinya dan tentu akan kita lakukan kroscek atas kebenaran seluruh informasi," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Senin, 20 Januari 2020.
 
Dia menegaskan KPK sungguh-sungguh ingin meringkus Harun. Selain menelusuri berbagai informasi, pihaknya juga bekerja sama dengan Imigrasi terkait Harun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK juga akan mendalami informasi terkait tangkapan gambar kamera pengawas (CCTV) yang menampilkan Harun di bandara pada 7 Januari 2020. Meski belum menegaskan soal pendalaman, Firli akan menindaklanjuti temuan itu.
 
"Itu informasi kita tampung semua dan itu tindak lanjut yang harus dilakukan oleh tim penyidik kita," kata Firli.
 
KPK sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni, Komisioner KPU Wahyu Setiawan, caleg PDIP Harun Masiku, mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan pihak swasta Saeful.
 
Wahyu diduga menerima suap dari Harun agar memuluskan proses PAW sebagai anggota Dewan. Uang tersebut diberikan lewat Saeful kepada Agustiani, selaku orang kepercayaan Wahyu.
 
KPK juga menyita uang Rp400 juta dalam pecahan mata uang dolar Singapura saat OTT di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Wahyu diduga telah menerima suap Rp200 juta. Seluruh tersangka sudah mendekam di rumah tahanan, kecuali Harun.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif