Kapolsek Setiabudi Kompol Rinaldo Aser (ketiga dari kanan) saat konferensi pengungkapan pembobolan apartemen di Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 14 Juni 2021. Medcom.id/Aria Triyudha
Kapolsek Setiabudi Kompol Rinaldo Aser (ketiga dari kanan) saat konferensi pengungkapan pembobolan apartemen di Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 14 Juni 2021. Medcom.id/Aria Triyudha

Bobol Apartemen, 2 Tukang Bangunan Curi Perabot Senilai Rp250 Juta

Nasional pencurian polri perabot rumah tangga
Aria Triyudha • 15 Juni 2021 01:42
Jakarta: Polisi menangkap dua pembobol unit apartemen di Kawasan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan. Pelaku yang merupakan tukang bangunan itu mencuri perabot dan barang elektronik senilai Rp250 juta.
 
"Pelaku inisial BY, 26, dan FQ, 30, tukang renovasi di salah satu unit apartemen dan mencuri di unit apartemen yang kosong ditinggal pemilik," kata Kapolsek Setiabudi Kompol Rinaldo Aser di Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 14 Juni 2021.
 
Rinaldo mengungkapkan kedua pelaku masuk dengan mencongkel jendela dan teralis pada Maret 2021. Pelaku mengambil barang-barang milik korban mulai dari yang kecil hingga cukup besar secara bertahap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua pelaku mengaku sebagai pemilik unit apartemen kepada petugas keamanan. BY dan FQ dengan mudah mengeluarkan barang curian.
 
(Baca: Pencuri Motor Beraksi di Samping Kantor Wali Kota Jaksel)
 
Aksi itu tertangkap basah oleh pemilik unit apartemen pada Mei 2021. Polisi kemudian bergerak dan menangkap BY di kawasan Meruya, Jakarta Barat, sedangkan FQ ditangkap di indekos, Gang Subur Ujung, Setiabudi, Jaksel.
 
Polisi menyita barang bukti, seperti tang, obeng, dan kunci inggris. Serta perabot rumah tangga seperti kompor gas, lemari, kasur, lampu hias, dan kitchen set. Sementara itu, barang curian lain seperti laptop dan sepeda lipat telah dijual secara online.
 
Kedua pelaku telah mendekam di Rutan Polsek Setiabudi. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Keduanya terancam penjara maksimal 7 tahun.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif