Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Garong Bersenjata Api di Jakarta Timur Ditangkap, 1 Tewas

Nasional pencurian senjata api
Siti Yona Hukmana • 28 Oktober 2020 18:10
Jakarta: Empat pencuri sepeda motor bersenjata api yang beraksi di Ciracas, Jakarta Timur, dan Bekasi, Jawa Barat, ditangkap. Keempatnya yakni berinisial MS, 20; FY, 21; RE, 27; dan T, 35.
 
"MS diberikan tindakan tegas terukur (ditembak) dan meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Sementara itu, tersangka I masih diburu polisi. Yusri menyebut tiap tersangka memiliki peran masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


MS merupakan 'pemetik' sepeda motor, FY sebagai joki dan mengawasi lokasi yang menjadi target, RE selaku eksekutor pencurian dan penunjuk arah. Sementara itu, T sebagai penadah dan menyeberangkan sepeda motor untuk dibawa ke Lampung.
 
Garong bersenjata api ini beraksi di tiga tempat. Klinik dr Gigi Family Dental Smile, Jalan Raya Ciracas RT 003/ RW 06, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu, 15 April 2020 sekitar pukul 19.00 WIB.
 
Kemudian, seberang pintu keluar Pasar Ciracas, Jalan Raya Ciracas Nomor 10 RT 004/ RW 07 Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu, 24 Oktober 2020 sekitar pukul 17.56 WIB. Selanjutnya Kampung Pagaulan Gang Daway RT 13/ RW 05, Sukaresmi, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 25 Oktober 2020.
 
Yusri mengungkapkan modus para pelaku berkeliling menggunakan sepeda motor mencari sasaran. Pelaku mengincar sepeda motor yang terparkir di halaman atau parkiran toko yang tidak dijaga petugas keamanan.
 
Aksi dilakukan saat keadaan sepi dari pukul 13.00 WIB sampai 18.00 WIB. Saat menemukan target, seorang pelaku turun mendekati sepeda motor dan pelaku lainnya mengawasi keadaan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
 
"Dalam melakukan aksinya pelaku membekali diri dengan senjata api serta tidak segan melukai korbannya jika diketahui korban," beber Yusri.
 
Pengungkapan kasus ini berawal dari tiga laporan polisi pada 16, 24, dan 26 Oktober 2020. Polisi menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.
 
Keempat pelaku ditangkap pada Senin, 26 Oktober 2020 sekitar pukul 02.00 WIB di Desa Pasir Angin RT 003/ RW 03 Gang Mushola Al-Almien, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Petugas melakukan pengembangan bersama empat tersangka untuk mencari pelaku lainnya. Namun, tersangka MS mencoba melawan dan menyerang petugas.
 
"Setelah dilakukan tindakan tegas terukur, tersangka dilakukan pertolongan dengan membawa ke rumah sakit, namun dalam perjalanan tersangka meninggal dunia," ujar Yusri.
 
Polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk senjata api revolver rakitan, dua butir peluru kaliber 9 mm, satu buah kunci "T" berikut anak kunci, dua unit handphone, dua unit sepeda motor Honda Beat, satu unit sepeda sepeda motor Kawasaki KLX warna hitam, satu buah STNK dan satu buah BPKB.
 
Ketiga tersangka telah ditahan. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP dan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif