Ilustrasi Gedung KPK/MI/Susanto.
Ilustrasi Gedung KPK/MI/Susanto.

Aliran Dana Kontrak Fiktif di Waskita Karya Ditelusuri

Nasional kpk waskita karya Korupsi di PT Waskita Karya
Theofilus Ifan Sucipto • 28 September 2020 20:41
Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Staf keuangan divisi II PT Waskita Karya, Wagimin. Penyidik mengulik aliran dana dari kontrak fiktif di Waskita Karya.
 
“Penyidik mengonfirmasi mengenai dugaan adanya penerimaan dan pengiriman uang yang berasal dari kontrak-kontrak Waskita,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi, Senin, 28 September 2020.
 
Menurut Ali, ada dugaan penerimaan dan pengiriman uang terkait kontrak-kontrak fiktif Waskita Karya. Transaksi kotor itu berlangsung dua arah antara pihak Waskita dengan subkontraktor fiktif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Mantan Pejabat PUPR Dikorek Soal Subkontraktor Fiktif Waskita
 
Ali menyebut duit haram itu masuk ke dompet tersangka mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya Desi Arryani dan sejumlah tersangka lainnya.
 
Selain Desi, KPK menetapkan tersangka mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Jarot Subana dan mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Fakih Usman.
 
Kemudian, mantan Kepala Divisi II Waskita Karya, Fathor Rachman dan mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar. Mereka diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya pada 2009 hingga 2015.
 
Kelima tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif