Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah

Taufik Kurniawan Diminta Kooperatif

Nasional kasus korupsi
Whisnu Mardiansyah • 30 Oktober 2018 12:50
Jakarta: Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengaku tak tahu menahu penyebab pencegahan pada Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). PAN meminta Taufik kooperatif.
 
"Kepada kader-kader kami pengurus PAN kalau memang ada urusan dengan hukum ikuti saja prosesnya secara fair dan baik," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Oktober 2018.
 
Yandri mengaku sudah lama tak bertemu dengan Wakil Ketua DPR itu. Ia enggan berspekulasi mengenai kasus yang membelit Taufik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya belum ketemu Mas Taufik sudah lama saya juga enggak mengikuti perkembangannya," ujarnya.
 
(Baca juga:Kunjungan Amien Rais Tak Memengaruhi Proses Hukum di KPK)
 
PAN, kata Yandri, mempersilakan KPK mengembangkan kasus ini. PAN tidak akan menghalangi-halangi selama proses penyelidikan ini.
 
"Kalau dalam rangka penyidikan ataupun dalam rangka pengalihan data dan memperdalam kasus saya kira enggak ada masalah," pungkas dia.
 
Status hukum Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan bakal segera dipastikan. KPK melalui Ditjen Imigrasi Kemenkumham mencegah Taufik bepergian ke luar negeri.
 
Taufik sempat diperiksa dalam persidangan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa pengusaha asal Kebumen, Khayub Muhammad Lutfi. Ia bersaksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu, 4 Juli 2018.
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi