Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Fadli Minta Cara Penindakan pada KKSB Diubah

Nasional kelompok bersenjata di papua
Candra Yuri Nuralam • 20 Maret 2019 15:25
Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta pemerintah segera menindak tegas kelompok kriminal bersenjata di Papua. Pendekatan dalam menghadapi kelompok tersebut harus diubah.
 
Fadli mengatakan pendekatan terhadap kelompok separatis harus jelas. Sehingga, tidak lagi memakan korban.
 
"Pendekatan kita kepada gerakan separatis itu harus jelas. Jangan kemudian disebut kelompok bersenjata. Separatis ya separatis saja. Jadi kita ada tindakan yang tegas," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah juga harus segera melibatkan aparat TNI dalam menangani kelompok tersebut. Sebab, kata Fadli, TNI lebih ahli menangani hal semacam itu.
 
"TNI ini kan ahli, memang keahliannya di situ. Menurut saya jangan pakai pendekatan kemamanan lagi kalau itu sudah mengancam integritas bangsa. Jadi koordinasi antar para penegak keamanan maupun penegak hukum itu harus jelas dan konkret," ujar Fadli.
 
Penanganan kelompok bersenjata juga harus cepat. "Dan jangan diperlihara, kalau mau memadamkan api ya ketika kecil, jangan ditunggu apinya besar, sehingga akhirnya menimbulkan korban dan sebagainya," tutur Fadli.
 
(Baca juga:Status Darurat Militer di Papua Belum Diperlukan)
 
Seorang anggota Brimob Polri gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Distrik Mugi, Nduga, Papua, sekitar pukul 07.30 WIT, Rabu, 20 Maret 2019. Tiga anggota Brimob lainnya juga dikabarkan terluka.
 
"Saat itu korban sedang melakukan pengamanan pesawat helikopter yang sedang dorlog (pendorongan logistik) di Bandara Mugi," kata Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin saat dikonfirmasi.
 
Martuani mengungkapkan saat anggota tengah malakukan pengawalan, KKSB tiba-tiba menghujani tembakan. Kontak tembak tak terelakkan.
 
"Hingga akhirnya empat anggota mengalami luka tembak," ucap dia.
 
Para anggota Brimob yang terkena luka tembak segera dibawa ke RSUD Kabupaten Mimika, melalui Bandara Mozes Kilangin Timika. Sekira pukul 09.13 WIT keempat korban mendapatkan perawatan intensif.
 
"Bharada Aldi mengalami luka pada bahu kanan (gugur). saat ini sudah di ruang jenazah RSUD Mimika,' ujarnya.
 
(Baca juga:TNI Perketat Penjagaan di Nduga)
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif