Kapolri Diminta Fokus Bekerja meski Dituding Terjerat Kasus

10 Oktober 2018 23:48 WIB
Buku Merah KPK
Kapolri Diminta Fokus Bekerja meski Dituding Terjerat Kasus
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian diminta tak kehilangan fokus pada tugas utamanya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Terutama setelah mencuatnya tudingan keterlibatan Tito dalam suap impor daging sapi dari pengusaha Basuki Hariman.

“Kapolri harus tetap fokus bekerja mengamankan Indonesia. Jangan terganggu dengan berbagai isu yang muncul di media massa. Salah satu agenda terbesar yang akan dihadapi Indonesia adalah Pemilu 2019. Polri harus mampu mengamankan pesta demokrasi ini,” kata Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni, seperti dilansir Antara, Rabu, 10 Oktober 2018.

Kapolri saat ini mengemban tugas berat terkait keamanan negara. Usai mengamankan Asian Games, Polri harus mengamankan Asian Para Games, Pertemuan IMF/World Bank di Bali, hingga pengamanan di daerah bencana. Dan tahun depan Polri pun dituntut mengamankan pesta demokrasi Pemilu 2019.


Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo menegaskan tak ada nama Tito dalam berita acara pemeriksaan (BAP) pelaku suap impor daging Basuki Hariman. Pernyataan Agus bertolak belakang dengan hasil investigasi website Indonesia Leaks.

Baca: KPK Belum Temukan Bukti Perobekan Buku Merah

Dalam laporan itu disebutkan ada buku catatan keuangan bersampul merah yang diduga memuat aliran dana dari Basuki kepada sejumlah orang. Salah satu nama yang disebut-sebut tercantum di dalamnya adalah Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Nama Tito disebut menerima uang ketika masih menjabat sebagai kapolda Metro Jaya.
 
Laporan Indonesia Leaks juga menyebutkan buku bersampul merah itu diduga dirusak oleh dua penyidik KPK. Mereka adalah AKBP Roland Rolandy dan Kompol Harun. Keduanya kini telah ditarik ke Polri sehingga KPK kesulitan memeriksa kedua orang itu.



(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id