Ilustrasi/Antara/Syaiful Arif
Ilustrasi/Antara/Syaiful Arif

105.325 Narapidana Kantongi Remisi Idulfitri

Nasional narapidana Ramadan 2020 Idulfitri 2020
Cahya Mulyana • 24 Mei 2020 06:10
Jakarta: Sebanyak 105.325 narapidana dewasa dan anak yang beragama Islam mendapat hak Remisi Khusus (RK) Idulfitri 1441 Hijriah. Dari jumlah tersebut, 104.960 napi mendapat RK I atau pengurangan sebagian dari masa tahanan. Sementara 365 lainnya mendapatkan RK II yakni dibebaskan.
 
“Pemberian remisi bukan hanya implementasi pemberian hak yang diberikan negara, tetapi lebih jauh merupakan apresiasi yang diberikan negara terhadap warga binaan yang telah berhasil menunjukkan perubahan perilaku dan meningkatkan kualitas selama berada di lapas dan rutan,” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga, di Lapas Narkotika, Jakarta Timur,dalam keterangan resmi, Minggu, 24 Mei 2020.
 
Reynhard berharap remisi ini menjadi motivasi narapidana agar lebih baik dan bertanggung jawab. Jangan sampai mereka mengulangi kesalahan yang sama ketika kembali ke tengah masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadilah pribadi yang berbudi luhur dan taat hukum,” kata Reynhard.
 
Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Yunaedi, memerinci penerima remisi. Terbanyak berasal dari wilayah Sumatra Utara sebanyak 13.077 orang, disusul Jawa Barat sebanyak 11.582 orang, dan Jawa Timur sebanyak 11.530 orang.
 
Baca:846 Narapidana di Sulteng Mendapatkan Asimilasi
 
Remisi kali ini disebut menghemat anggaran makan narapidana sebesar Rp53 miliar dari rata-rata anggaran biaya makan per orang sebesar Rp17.000 per hari. Jumlah warga binaan di seluruh Indonesia mencapai232.222 orangper 17 Mei 2020.
 
Terdiri atas 176.983 orang narapidana dan 55.239 orang tahanan. Dari jumlah tersebut, terdapat 171.659 orang beragama Islam.
105.325 Narapidana Kantongi Remisi Idulfitri
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga,di Lapas Narkotika, Jakarta Timur. Foto: Kemenkumham
 
Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Oga Darmawan, menuturkan pemberian remisi dilakukan secara simbolis karena adanya pandemi covid-19. Total ada 365 narapidana yang langsung bebas usai mendapatkan remisi.
 
Sementara, sebanyak 104.960 narapidana lainnya dapat pengurangan masa tahanan berbeda. Mulai dari 15 hari hingga hitungan beberapa bulan.
 
"Untuk di Lapas Narkotika Klas IIA ini ada 12 orang yang langsung bebas. Diserahkan secara langsung oleh Pak Dirjen PAS," tutur Oga.
 
Oga menyebut kedatangan Reynhard ke Lapas Narkotika Klas IIA juga sekaligus meninjau pelaksanaan salat Id para narapidana. Termasuk, layanan video call yang disediakan sebagai pengganti layanan kunjungan keluarga.
 
"Untuk salat Id tidak di lapangan, tapi di sel masing-masing WBP (warga binaan permasyarakatan). Tadi juga Pak Dirjen PAS sekaligus menyerahkan bantuan sembako ke WBP," lanjut dia.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif