Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus M. Adi Toegarisman (dua kanan) Foto:MI/Bary Fathahilah.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus M. Adi Toegarisman (dua kanan) Foto:MI/Bary Fathahilah.

Kejagung Masih Hitung Kerugian Korupsi Jiwasraya

Nasional Jiwasraya
Juven Martua Sitompul • 15 Januari 2020 01:42
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) tak memerinci total dugaan kerugian negara atas korupsi PT Jiwasraya (Persero). Alasannya, tim penyidik masih mengumpulkan bukti dari skandal rasuah di perusahaan plat merah tersebut.
 
“Kalau ditanya berapa kerugian negara, ini yang sedang kami susun. Kami sedang bekerja untuk meluruskan itu semua,” kata Jampidsus Adi Toegarisman di Kejagung, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Hal senada juga disampaikan Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono. Menurutnya, kerugian negara masih dihitung ahli, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Nanti ahli yang akan menentukan nilai kerugian keuangan negara, nanti BPK atau BPKB yang menentukan,” kata Hari.
 
Kendati begitu, Hari memastikan penyidik memiliki bukti kuat dalam menetapkan kelima tersangka dalam kasus ini. “Yang jelas alat bukti tidak lepas dari KUHAP keterangan saksi surat petunjuk keterangan tersangka,” pungkasnya.
 
Kejagung menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya. Kelimanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti yang cukup.
 
Kelima orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya; Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.
 
Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 


 

(BOW)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif