Sekjen PDIP Hasto Kristianto. Medcom.id/ Kautsar WP
Sekjen PDIP Hasto Kristianto. Medcom.id/ Kautsar WP

Hasto Bantah PDIP Lobi KPU

Nasional OTT KPK
Kautsar Widya Prabowo • 10 Januari 2020 22:35
Jakarta: Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto memastikan partainya tidak pernah melobi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait penetapan anggota DPR dalam pergantian antarwaktu (PAW). Proses PAW sudah diatur secara tegas dalam peraturan partai.
 
"Hukum untuk PAW itu sifatnya rigid, sangat jelas, dan diatur berdasarkan ketentuan suara," ujar Hasto di Gedung JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2019.
 
Hasto mengatakan PAW memang bisa dilakukan ketika ada kader yang meninggal. Hal tersebut pun dilakukan oleh partai dengan mengusulkan nama. Namun, proses PAW dilakukan sesuai prosedur yang ada dan diputuskan oleh KPU.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"(PAW) tidak diterima oleh KPU, jadi buat apa dilakukan upaya-upaya hal tersebut," kata dia.
 
Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman mengaku PDIP beberapa kali mengajukan permohonan PAW Harun Masiku. KPU pun secara konsisten menolak permohonan itu.
 
"Bagaimana cara saya mengubah suara sementara sertifikat itu telah ditetapkan dan undang-undang menetapkan suara bisa berubah kalau ada putusan MK," ujar Arief.
 
Arief membenarkan surat permohonan PAW Harun Masiku diteken Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
 
PDIP meminta KPU menetapkan Harun Masiku sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan Sumsel 1 menggantikan Nazarudin Kiemas.
 
Nazarudin meninggal pada 26 Maret 2019 sebelum hari pencoblosan pemilu pada 17 April 2019.Berbekal Putusan MA Nomor 57 P/HUM/2019, PDIP meminta posisi Nazarudin yang mendapat suara terbanyak diberikan pada Harun Masiku (caleg nomor urut 6) yang perolehan suaranya sangat sedikit.
 
Permintaan itu ditolak KPU pada 31 Agustus 2019. KPU menilai caleg yang meraih suara terbanyak kedua, Riezky Aprilia yang berhak menempati posisi yang ditinggalkan Nazarudin dan maju ke Gedung DPR.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif