Ketua MK Anwar Usman dan Sekjen MK Guntur Hamzah. Medcom/Theofilus Ifan.
Ketua MK Anwar Usman dan Sekjen MK Guntur Hamzah. Medcom/Theofilus Ifan.

Pelaksanaan Putusan MK Belum Maksimal

Nasional mahkamah konstitusi
Theofilus Ifan Sucipto • 09 Januari 2020 09:26
Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) menelurkan 3.251 putusan selama 2019. MK masih mengevaluasi pelaksanaan putusan karena belum dijalankan secara maksimal.
 
“Tantangannya baru 54 persen putusan yang dilaksanakan penuh,” kata Sekretaris Jenderal MK Guntur Hamzah di kawasan Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Rabu, 8 Januari 2020.
 
Guntur mengatakan beberapa putusan bahkan belum dijalankan sama sekali. Namun, ia menilai jumlah pelaksanaan putusan MK sebesar 54 persen cukup membanggakan. Artinya, kata Guntur, keberadaan dan putusan MK dirasakan masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guntur berharap seluruh putusan MK dijalankan. Sebab, Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi konstitusi.
 
“Namun sebagai peradilan kami berharap pelaksanaan putusan lebih tinggi lagi,” imbuhnya.
 
Guntur mengungkapkan salah satu alasan lemahnya pelaksanaan putusan MK ialah kurangnya sosialisasi. MK menggandeng media membantu menyebarluaskan putusan MK.
 
“Media sebagai representasi publik bisa mendorong putusan MK dilaksanakan,” tutur Guntur.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif