Lambang KPK. Foto: MI/Panca Syurkani
Lambang KPK. Foto: MI/Panca Syurkani

Kabag Sekretariat DPR Diperiksa KPK

Nasional OTT KPK
Fachri Audhia Hafiez • 20 Mei 2019 11:59
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa dua saksi terkait kasus dugaan suap bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). Keduanya adalah kepala bagian (kabag) sekretariat di masing-masing komisi di DPR.
 
Saksi-saksi ini adalah Kabag Sekretariat Komisi VI Dewi Resmini dan Kabag Sekretariat Komisi VII Nanik Herry Mukti. Dewi dan Nanik akan diperiksa untuk tersangka pejabat PT Inersia, Indung (IND).
 
"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IND," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin, 20 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah Marketing manager PT HTK Asty Winasti bersama eks anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso dan Indung. Bowo dan Idung sebagai penerima, sedangkan Asty pemberi suap.
 
Bowo diduga meminta fee dari PT HTK atas biaya angkut, USD2 per metrik ton. Diduga, dia sudah enam kali menerima fee di sejumlah tempat seperti rumah sakit, hotel dan kantor PT HTK sejumlah Rp221 juta dan USD85,130.
 
Dari Bowo, penyidik menyita uang sebesar Rp8 miliar dalam 82 kardus dan dua boks kontainer. Uang Rp8 miliar itu terdiri dari pecahan Rp50 ribu dan Rp20 ribu yang sudah dimasukkan ke dalam amplop putih.
 
Baca: Kardus `Amis` Kader Golkar Bowo Sidik Dibongkar
 
Bowo dan Indung selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b ayat (1) atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Asty selaku penyuap dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif